USD Rebound, Emas Tembus USD 5.400, Rupiah Menguat di Bawah 16.700

Kamis 29-01-2026,10:35 WIB
Reporter : Sujarwo
Editor : Sujarwo

MSCI memperingatkan bahwa jika tidak ada kemajuan transparansi hingga Mei, Indonesia berisiko:

  • Dinilai ulang status aksesibilitas pasarnya
  • Mengalami penurunan bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI Emerging Markets
  • Bahkan berpotensi turun ke status Frontier Market

BACA JUGA:Bitcoin vs Ethereum: Dua Raksasa Kripto dengan Strategi Investasi Berbeda

Rupiah Menguat di Tengah Volatilitas Global

Di tengah tekanan global, Rupiah justru menguat ke bawah Rp16.700/USD, dari posisi sebelumnya di sekitar Rp16.820.

Sentimen positif datang dari pernyataan Gubernur BI Perry Warjiyo yang menegaskan bahwa:

  • Pelemahan Rupiah sebelumnya bersifat teknikal, bukan fundamental
  • Inflasi inti tetap terkendali
  • BI berkomitmen menjaga stabilitas Rupiah melalui intervensi spot & forward, serta operasi likuiditas

BACA JUGA:Investasi Mata Uang 2026: Mencari Perlindungan Nilai di Tengah Rupiah yang Tertekan

Outlook Ekonomi Indonesia Tetap Solid

Menteri Keuangan menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 diperkirakan mencapai 5,2%, meski terdampak banjir di akhir tahun lalu.

Sementara itu, BI masih:

  • Memonitor ruang pemangkasan suku bunga
  • Menjaga keseimbangan antara stabilitas nilai tukar dan dorongan pertumbuhan

BACA JUGA:Begini Cara Beli Emas Pakai Saldo DANA di Aplikasi, Investasi Kini Semakin Mudah

Update Global Lainnya

???????? Australia

Inflasi Desember naik ke 3,8% YoY (Nov: 3,4%)

Inflasi inti di atas ekspektasi

Memicu spekulasi kenaikan suku bunga RBA

???????? Jepang

Kategori :