USD Melemah Usai Putusan Pengadilan, Pasar Soroti Tarif Trump & Data Inflasi Global

Senin 23-02-2026,11:31 WIB
Reporter : Sujarwo
Editor : Sujarwo

BACA JUGA:Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.792 per Dolar, Sinyal Tahan Banting di Tengah Ketidakpastian Global

Kanada dan Spekulasi Suku Bunga

Data GDP kuartal IV Kanada dijadwalkan rilis Jumat. Bank of Canada (BoC) diperkirakan masih mempertahankan suku bunga, namun tanda-tanda pelemahan ekonomi dapat memicu spekulasi pemangkasan.

Jika data mengecewakan, dolar Kanada berpotensi tertekan terhadap USD.

Update Kesepakatan Dagang RI–AS

Indonesia dan AS telah menyepakati tarif ekspor sebesar 19%, turun dari usulan awal 32%.

Kesepakatan difinalisasi oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan perwakilan dagang AS Jamieson Greer.

BACA JUGA:Dolar AS Tersungkur! Yuan & Yen Melesat, Emas Jadi Primadona di Tengah Gejolak Global

Langkah ini dinilai positif bagi stabilitas perdagangan Indonesia dan dapat menopang sentimen rupiah di tengah tekanan global.

Kurs USD terhadap Rupiah 23 Februari 2026

KURS v1 (IDR):

USD: 16.845 (Buy) | 16.890 (Sell)

EUR: 19.923 | 19.988

SGD: 13.323 | 13.366

JPY: 109,23 | 109,74

KURS v2 (Cross Rate):

Kategori :