SUMEKSRADIO.DISWAY.ID – PANIN NEWS dan kurs Senin, 2 Maret 2026 mencatat USD dan CHF menguat di awal perdagangan hari ini. Penguatan ini terjadi menyusul aksi militer yang dilancarkan oleh AS dan Israel terhadap Iran pada akhir pekan lalu, yang memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilisasi pengapalan global dan pembatasan perjalanan internasional.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali mendorong investor global mencari aset safe haven, sehingga dolar AS dan franc Swiss menguat signifikan.
USD dan CHF Menguat, Pasar Cemas Konflik Meluas
Aksi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memicu lonjakan permintaan dolar AS.
Konflik ini berpotensi mengganggu jalur pengiriman energi dan perdagangan global.
BACA JUGA:Dolar AS Menggila! Data Ekonomi Solid, The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Tertekan
CHF juga ikut menguat karena statusnya sebagai mata uang lindung nilai saat terjadi gejolak global.
Pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko dan memindahkan dana ke mata uang yang dianggap stabil.
Jepang dan Tekanan pada JPY
Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, memberikan sinyal peningkatan kewaspadaan terhadap pergerakan mata uang.
Pemerintah Jepang memantau ketat pelemahan JPY yang terjadi baru-baru ini.
Dalam kurs v1, JPY tercatat:
Bank Buy: 107,10
Bank Sell: 107,82