Program ini tidak hanya menghadirkan pendampingan kelembagaan, tetapi juga memperluas akses layanan keuangan digital masyarakat.
Kini semakin banyak warga memanfaatkan aplikasi BRImo untuk transaksi harian,
sementara sebagian lainnya telah menjadi agen BRILink yang membantu memperluas layanan keuangan di tingkat desa.
Menurut pemerintah desa, digitalisasi layanan keuangan ini terbukti mempermudah aktivitas ekonomi sekaligus membantu menekan angka kemiskinan secara bertahap.
Langkah ini menjadi contoh nyata bagaimana integrasi teknologi mampu mempercepat perputaran ekonomi di wilayah pedesaan.
BUMDes Sukses Mandiri Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal
Peran strategis juga dimainkan oleh BUMDes Sukses Mandiri yang berdiri sejak 2018.
Lembaga ekonomi desa ini menjadi pusat distribusi dan pemasaran berbagai produk pangan lokal.
Dengan dukungan Program Desa BRILiaN, pengelola BUMDes semakin percaya diri mengembangkan jaringan pemasaran serta memperkuat manajemen usaha berbasis komunitas.
Pendekatan ini penting karena keberhasilan ekonomi desa tidak hanya bergantung pada produksi,
tetapi juga pada sistem distribusi yang efektif dan berkelanjutan.
Produksi Batu Bata dan Batako Dorong Ekonomi Alternatif Desa
Selain sektor pertanian, masyarakat Desa Manemeng juga mengembangkan industri bahan bangunan seperti batu bata dan batako yang memanfaatkan bahan baku lokal.
BACA JUGA:Desa Empang Baru Melesat! Program BRI Ungkit UMKM hingga Kerambah Apung Jadi Mesin Ekonomi Baru