SUMEKSRADIO-Sepatu hak tinggi atau high heels telah lama menjadi pilihan banyak perempuan untuk menunjang penampilan dalam berbagai kesempatan.
Selain memberikan kesan elegan dan meningkatkan rasa percaya diri, penggunaan sepatu hak tinggi juga sering dianggap mampu memperbaiki postur tubuh dan membuat kaki terlihat lebih jenjang.
Namun, di balik tampilannya yang menarik, penggunaan high heels secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan apabila tidak dilakukan dengan benar.
Menurut para dokter ortopedi dan ahli kesehatan kaki, memakai sepatu hak tinggi sesekali umumnya masih tergolong aman.
BACA JUGA:Rekomendasi 7 Cushion Glowing yang Aman Dipakai Kulit Berminyak dan Acne Prone
BACA JUGA:Riset Microsoft: Pengguna AI Harus Jadi Mitra, Bukan Sekadar Penanya
Akan tetapi, jika digunakan setiap hari dalam waktu yang lama tanpa memperhatikan kenyamanan, risiko gangguan pada kaki, lutut, pinggul, hingga tulang belakang dapat meningkat.
Saat menggunakan sepatu dengan hak tinggi, beban tubuh akan lebih banyak bertumpu pada bagian depan kaki.
Kondisi ini menyebabkan tekanan pada jari-jari dan telapak kaki meningkat sehingga berpotensi memicu nyeri, kapalan, hingga perubahan bentuk kaki seperti bunion.
Selain itu, keseimbangan tubuh juga berubah sehingga otot betis bekerja lebih keras dibandingkan saat memakai sepatu datar.
BACA JUGA:Internet Sehat Berubah Pikiran? Reddit Akhirnya Resmi Bisa Diakses Lagi di Indonesia!
BACA JUGA:Jadwal Film Bioskop Juli Terlengkap, Dari Horor Sampai Live Action
Dokter menyarankan agar tinggi hak sepatu tidak melebihi 5 sentimeter untuk penggunaan sehari-hari.
Semakin tinggi hak sepatu, semakin besar pula tekanan yang diterima kaki dan persendian.
Oleh karena itu, memilih high heels dengan tinggi yang moderat menjadi langkah awal untuk mengurangi risiko cedera.