Angka DPI tersebut memang jauh melampaui kebutuhan mayoritas pengguna.
Namun, kehadiran sensor dengan spesifikasi tinggi memberikan ruang konfigurasi bagi pemain untuk menyesuaikan sensitivitas dengan gaya bermain masing-masing.
LAMZU juga memasangkan mouse ini dengan MCU Nordic 52840.
Penggunaan pengendali tersebut dipadukan dengan koneksi wireless 2,4 GHz untuk mendukung transmisi data dengan latensi rendah.
Pada mode wireless menggunakan dongle 8K, mouse ini dapat mencapai polling rate hingga 8.000 Hz.
Sementara ketika digunakan dalam mode kabel, polling rate tercatat hingga 1.000 Hz.
Polling rate 8K berarti perangkat dapat mengirimkan laporan posisi hingga 8.000 kali per detik.
Fitur tersebut terutama ditujukan untuk pengguna yang memiliki perangkat pendukung dan menginginkan interval pembaruan input yang lebih tinggi ketika bermain game kompetitif.
Bobot Ringan dan Switch Optik
Salah satu daya tarik utama MAYA X adalah bobotnya yang hanya sekitar 47 gram.
LAMZU menggunakan konstruksi berbahan ABS dengan desain simetris untuk mempertahankan bobot ringan sekaligus memberikan fleksibilitas terhadap beberapa jenis grip.
Spesifikasi yang tersedia menyebutkan dukungan untuk palm, claw, hingga fingertip grip.
Untuk tombol utama, mouse ini menggunakan Omron optical switch dengan klaim daya tahan mencapai sekitar 70 juta klik.
Teknologi optik juga dirancang untuk mengurangi potensi masalah double-click yang umum menjadi perhatian pada mouse gaming dengan switch mekanis.
Bagian roda gulir turut menggunakan encoder yang dirancang untuk membantu menjaga respons scroll.
Sejumlah spesifikasi produk menyebut penggunaan encoder dust-proof dengan konfigurasi 30-grid.