LAMZU X AIMLABS MAYA X juga tidak dibekali pencahayaan RGB.
Pendekatan tersebut sejalan dengan desain mouse yang lebih berfokus pada pengurangan bobot dan kebutuhan performa dibandingkan ornamen visual.
Koneksi Wireless dan USB-C
Dalam penggunaan sehari-hari, MAYA X dapat digunakan melalui koneksi wireless 2,4 GHz maupun kabel USB-C.
Paket penjualan juga mencakup dongle 8K pada varian Aimlabs yang memungkinkan pengguna memanfaatkan polling rate hingga 8.000 Hz.
Selain mouse dan receiver, paketnya dapat mencakup kabel USB-C, PTFE feet, grip, dustproof seal, serta kantong penyimpanan.
Detail isi paket dapat berbeda menurut pasar atau batch penjualan.
Dari sisi perangkat lunak, MAYA X mendukung pengaturan melalui LAMZU/Aurora Web Driver, yang dapat digunakan untuk mengatur sejumlah parameter seperti DPI, polling rate, LOD, serta pemetaan tombol.
Kolaborasi dengan Aimlabs menjadi bagian yang membedakan edisi ini dari MAYA X standar.
Aimlabs dikenal sebagai platform latihan untuk meningkatkan kemampuan membidik dalam game FPS.
Karena itu, kombinasi bobot 47 gram, sensor PAW3950, koneksi 8K, dan bentuk simetris membuat produk ini diarahkan pada pengguna yang membutuhkan perangkat input berorientasi kompetitif.
Dengan harga resmi US$119,99 dan kisaran harga pasar Indonesia sekitar Rp1,75 juta–Rp2,2 juta, LAMZU X AIMLABS MAYA X menempati segmen mouse gaming wireless kelas menengah atas.
Harga aktual dapat berubah mengikuti toko, ketersediaan, promosi, kurs, serta biaya impor.