Bagaimana Alam Semesta Terbentuk? Mengenal Partikel Elementer dalam Model Standar

Bagaimana Alam Semesta Terbentuk? Mengenal Partikel Elementer dalam Model Standar

Daftar Partikel-Partikel Kecil yang Menyusun Alam Semesta kerangka teori Model Standar fisika partikel.-Foto: IST-

SUMEKS RADIO - Di balik luasnya alam semesta yang dipenuhi galaksi, bintang, dan planet, terdapat komponen yang jauh lebih kecil namun sangat menentukan: partikel elementer. Para ilmuwan menjelaskan bahwa seluruh materi yang dapat kita lihat tersusun dari partikel dasar yang dijelaskan dalam kerangka teori Model Standar fisika partikel.

Teori ini menjadi fondasi pemahaman modern tentang bagaimana materi terbentuk dan bagaimana gaya-gaya fundamental bekerja di alam semesta.

Menariknya, materi biasa yang membentuk manusia, planet, hingga bintang ternyata hanya mencakup sekitar lima persen dari keseluruhan isi alam semesta.

Sisanya diduga terdiri dari materi gelap dan energi gelap, dua komponen misterius yang hingga kini masih menjadi teka-teki besar dalam dunia kosmologi.

BACA JUGA:Makna Takjil di Bulan Ramadhan: Bukan Sekadar Gorengan dan Kolak, Ini Filosofi yang Sering Terlupakan

BACA JUGA:Hikmah Ramadhan yang Sering Terlupakan: Cara Puasa Membentuk Integritas Kerja dan Keikhlasan Hidup

Materi Biasa dan Struktur Atom

Materi yang dapat diamati manusia pada dasarnya tersusun dari atom. Atom sendiri memiliki inti yang terdiri dari proton dan neutron, sementara elektron bergerak mengelilinginya dalam lapisan energi tertentu. Struktur sederhana ini sebenarnya menyimpan kompleksitas luar biasa karena proton dan neutron bukanlah partikel paling dasar.

Di dalam inti atom, proton dan neutron terbentuk dari partikel yang lebih kecil lagi yang disebut kuark. Partikel inilah yang menjadi salah satu komponen utama pembentuk materi di alam semesta.

Kuark: Penyusun Proton dan Neutron

Kuark adalah partikel elementer yang menjadi bahan dasar pembentuk hadron, termasuk proton dan neutron. Dalam kondisi stabil yang umum ditemukan di alam semesta, dua jenis kuark paling dominan adalah up dan down.

BACA JUGA:​Jetour X70 Plus Kecerdasan Teknologi yang Mendefinisikan Ulang Kenyamanan SUV Keluarga 7-Seater

BACA JUGA:Honda Beat 2026: Skutik Super Irit dengan Desain Sporty, Masih Jadi Motor Favorit Jutaan Pengendara Indonesia

Proton tersusun dari kombinasi dua kuark up dan satu kuark down, sedangkan neutron terbentuk dari satu kuark up dan dua kuark down. Selain dua jenis tersebut, sebenarnya terdapat empat jenis kuark lain, yaitu strange, charm, bottom, dan top. Namun, jenis-jenis ini jarang ditemukan dalam kondisi stabil karena biasanya hanya muncul dalam eksperimen energi tinggi atau peristiwa kosmik tertentu.

Lepton: Keluarga Elektron

Selain kuark, kelompok partikel lain yang penting dalam membangun materi adalah lepton. Anggota paling dikenal dari kelompok ini adalah elektron, partikel bermuatan negatif yang mengelilingi inti atom dan menentukan sifat kimia suatu unsur.

Dalam keluarga lepton juga terdapat muon, tau, serta neutrino. Namun, muon dan tau memiliki umur sangat singkat sehingga jarang ditemukan secara alami dalam keadaan stabil. Neutrino berbeda lagi: partikel ini hampir tidak memiliki massa dan jarang berinteraksi dengan materi, sehingga sangat sulit dideteksi meskipun jumlahnya sangat banyak di alam semesta.

Boson: Pembawa Gaya Alam

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: