Uang Gaib di Dompet Digital? Hati-hati Modus 'Screen Sharing' FaceTime yang Mematikan!
Demi keamanan saldo tabungan Anda, Apple mengimbau seluruh pengguna iPhone untuk ekstra waspada terhadap modus penipuan baru lewat panggilan FaceTime yang menyasar akses layar (screen sharing) perangkat Anda.-foto:ist-
SUMEKS RADIO- Raksasa teknologi global, Apple, secara resmi menerbitkan peringatan darurat bagi jutaan pengguna perangkat iOS di seluruh dunia.
Laporan terbaru dari tim keamanan siber mendeteksi adanya lonjakan signifikan dalam kasus penipuan terorganisasi yang memanfaatkan fitur panggilan video FaceTime.
Tidak main-main, sindikat kriminal digital ini menggunakan taktik manipulasi psikologis tingkat tinggi yang bertujuan akhir untuk menguras seluruh isi rekening bank korbannya.
Skema kejahatan siber ini umumnya berjalan dalam beberapa tahap yang sangat rapi. Korban biasanya akan menerima pesan singkat (SMS) atau peringatan mendesak yang seolah-olah dikirim oleh lembaga keuangan atau pusat bantuan Apple resmi.
BACA JUGA:Hasil Prancis vs Spanyol 0-2, Mimpi Les Bleus Pupus di Semifinal
BACA JUGA:Vivo 2026 Bikin Gempar: Baterai Sekelas Powerbank Raksasa, Ngecasnya Cepat Kilat!
Pesan tersebut mengklaim bahwa telah terjadi aktivitas mencurigakan atau transaksi ilegal pada kartu kredit maupun rekening bank milik korban.
Di dalam pesan tersebut, pelaku sengaja menyematkan sebuah nomor kontak darurat untuk dihubungi.
Ketika korban yang panik merespons atau menelepon nomor tersebut, pelaku akan mengalihkan komunikasi menjadi panggilan video FaceTime.
Di sinilah jebakan utama dimulai.
BACA JUGA:Semprit Data Aman! SanDisk Rilis Flash Drive Edisi Piala Dunia Mirip Peluit Wasit
BACA JUGA:Jangan Diabaikan! Makan dan Minum Sambil Duduk Ternyata Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan
Pelaku yang menyamar sebagai petugas keamanan bank atau agen Apple Support akan berbicara dengan sangat meyakinkan dan menggunakan data pribadi korban untuk membangun kepercayaan.
Setelah korban merasa yakin, pelaku akan memandu mereka untuk menggunakan fitur berbagi layar (screen sharing) di perangkat iPhone mereka dengan alasan proses verifikasi identitas atau pembatalan transaksi palsu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: