Perbankan Perketat Prudential Measures di Tengah Risiko Geopolitik Global
Perbankan Perketat Prudential Measures di Tengah Risiko Geopolitik Global.gbr.bri--
SUMEKS RDIO, Jakarta, 27 Maret 2026 — Industri perbankan nasional meningkatkan penguatan kerangka
manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian (prudential banking) di tengah meningkatnya
risiko global, dipicu eskalasi konflik Iran–Israel yang melibatkan Amerika Serikat dan
berpotensi menekan stabilitas harga komoditas strategis, khususnya minyak mentah.
BACA JUGA:BRI Buka Rekrutmen BFLP Specialist 2026, Peluang Emas Talenta Muda Masuk Dunia Perbankan
Ketua Umum Perbanas yang juga Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,
Hery Gunardi, menegaskan bahwa meskipun volatilitas eksternal meningkat, indikator
fundamental perbankan domestik masih berada pada level yang solid.
Hal ini tercermin dari pertumbuhan kredit yang tetap terjaga, likuiditas yang memadai, serta permodalan yang kuat.
“Kami melihat risiko global meningkat, terutama melalui transmisi kenaikan harga energi
dan volatilitas pasar keuangan.
Dalam konteks ini, perbankan akan semakin memperkuat prinsip kehati-hatian melalui penguatan manajemen risiko dan kualitas aset,” ujar Hery.
BACA JUGA:Teras BRI Kapal: Layanan Perbankan Terapung yang Menghubungkan Ribuan Mimpi di Kepulauan Indonesia
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: