Hotel Gantung Purwakarta: Sensasi Menginap di Ketinggian yang Kini Tinggal Kenangan

Hotel Gantung Purwakarta: Sensasi Menginap di Ketinggian yang Kini Tinggal Kenangan-google : dok net-
Konsepnya yang unik bahkan membuat hotel ini disebut sebagai hotel tergantung pertama di Asia.
Dampak Pandemi dan Penutupan Hotel
Meskipun sempat menarik banyak perhatian, Hotel Gantung Purwakarta tidak mampu bertahan dari dampak pandemi COVID-19.
Pembatasan perjalanan dan penurunan jumlah wisatawan membuat operasional hotel ini tidak lagi berkelanjutan. Setelah beberapa waktu berusaha bertahan, akhirnya hotel ini resmi ditutup.
Tak hanya faktor ekonomi, perawatan hotel ini juga membutuhkan biaya besar.
Mengingat posisinya yang menggantung di tebing, perawatan keamanan dan kebersihan kamar menjadi tantangan tersendiri.
BACA JUGA:Lezatnya Gulai Ikan Palembang, Pilihan Menu Buka Puasa yang Menggugah Selera
BACA JUGA:Depok Fantasi Waterpark: Dari Kejayaan hingga Hilang Tanpa Jejak
Setelah ditutup, kapsul-kapsul hotel pun dilepas dari tebing Gunung Parang, mengakhiri cerita uniknya sebagai hotel ekstrem di Indonesia.
Gunung Parang, Tetap Menjadi Primadona bagi Pencinta Alam
Meskipun Hotel Gantung Purwakarta telah tiada, Gunung Parang tetap menjadi destinasi favorit bagi para pendaki dan pencinta olahraga panjat tebing.
Gunung setinggi 963 meter di atas permukaan laut ini dikenal sebagai salah satu lokasi panjat tebing terbaik di Indonesia.
Bagi wisatawan yang masih ingin merasakan pengalaman mendaki via ferrata, jalur yang sebelumnya digunakan untuk menuju hotel tetap bisa dinikmati.
BACA JUGA:Kue Lapis Kojo: Lezatnya Kuliner Palembang yang Ikonik, Cocok untuk Berbuka Puasa
BACA JUGA:Taman Ria Senayan: Dari Lagu Rhoma Irama hingga Mall Mewah Senayan Park
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: