Inilah Analisis Performa Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026!

Inilah Analisis Performa Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026!

Analisis Performa Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026-Google : dok net-

​SUMEKSRADIONEWS.ONLINE- Perjalanan Tim Nasional Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 telah menjadi sorotan utama bagi pecinta sepak bola tanah air. 

Setelah melewati delapan pertandingan yang penuh tantangan, evaluasi menyeluruh terhadap performa tim menjadi krusial untuk memahami posisi saat ini dan langkah ke depan.​

Evaluasi Hasil Delapan Pertandingan

Dari delapan laga yang telah dilakoni, Indonesia berhasil mengumpulkan 9 poin, hasil dari 2 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 3 kekalahan. 

Salah satu kemenangan penting diraih saat menghadapi Bahrain dengan skor 1-0, melalui gol tunggal Ole Romeny . Kemenangan ini tidak hanya menambah poin, tetapi juga meningkatkan moral tim dalam persaingan di Grup C.​

Namun, terdapat pula hasil yang kurang memuaskan, seperti kekalahan 1-5 dari Australia di Sydney . 

Hasil-hasil tersebut menunjukkan inkonsistensi yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan peluang lolos ke putaran berikutnya.​

Kelebihan Timnas Indonesia

Pertahanan Solid dalam Beberapa Laga: Meskipun menghadapi lawan-lawan kuat, lini belakang Indonesia mampu menunjukkan performa solid, terutama saat meraih hasil imbang melawan tim-tim unggulan.​

Kontribusi Pemain Naturalisasi: Kehadiran pemain-pemain naturalisasi seperti Ole Romeny memberikan dampak positif, terbukti dari gol-gol penting yang dicetak dalam pertandingan krusial.​

Dukungan Taktik dari Pelatih Berpengalaman: Di bawah arahan Patrick Kluivert, strategi permainan Indonesia menunjukkan peningkatan, meskipun masih memerlukan adaptasi lebih lanjut .​

Kekurangan yang Perlu Diperbaiki

Konsistensi Performa: Fluktuasi hasil pertandingan menunjukkan bahwa tim belum mencapai konsistensi yang diperlukan untuk bersaing di level tertinggi.​

Penyelesaian Akhir yang Kurang Efektif: Beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol, menunjukkan perlunya peningkatan dalam aspek finishing.​

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: