The Fed Sinyalkan Pemangkasan Suku Bunga, Rupiah Tetap Stabil di Tengah Tekanan Global

The Fed Sinyalkan Pemangkasan Suku Bunga, Rupiah Tetap Stabil di Tengah Tekanan Global

The Fed Sinyalkan Pemangkasan Suku Bunga, Rupiah Tetap Stabil di Tengah Tekanan Global.gbr.sumekjs radio--

Rabu, 4 Februari 2026 – PANIN NEWS DAN KURS

SUMEKS RADIO - Pasar keuangan global bergerak dinamis setelah sejumlah pejabat Federal Reserve (The Fed) memberikan sinyal pelonggaran kebijakan moneter tahun ini. Sementara itu, Rupiah dinilai tetap stabil meski menghadapi tekanan eksternal.

Presiden The Fed Richmond, Tom Barkin, menyampaikan bahwa pelonggaran kebijakan sebelumnya telah membantu pertumbuhan pasar tenaga kerja.

Fokus saat ini adalah membawa inflasi kembali ke target jangka menengah.

Di sisi lain, anggota dewan gubernur The Fed Stephen Miran menyebut tekanan harga yang mulai mereda membuka ruang bagi penurunan suku bunga lanjutan pada 2026.

Pernyataan ini memicu pergerakan mata uang global serta komoditas utama.

BACA JUGA:USD Menguat Tajam, Rupiah Tembus Rp16.800 per Dolar AS

New Zealand dan Australia: Inflasi Jadi Sorotan

Tingkat pengangguran New Zealand naik menjadi 5,4% pada kuartal IV 2025, tertinggi sejak 2015.

Sementara inflasi kuartalan berada di 3,1%, masih di atas target Reserve Bank of New Zealand (RBNZ).

Di Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) resmi menaikkan suku bunga 0,25% menjadi 3,85% pada awal 2026.

Ini menjadi kenaikan pertama setelah tekanan biaya meningkat sejak semester II 2025.

Bank sentral Australia menegaskan inflasi diperkirakan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

BACA JUGA:USD Rebound, Emas Tembus USD 5.400, Rupiah Menguat di Bawah 16.700

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: