Perbedaan Optimalisasi Daya: Exynos 1480 vs Exynos 1380
Salah satu faktor utama yang mempengaruhi efisiensi daya antara Galaxy A55 dan Galaxy A35 adalah chipset yang digunakan.
Galaxy A55 ditenagai oleh Exynos 1480, sementara Galaxy A35 menggunakan Exynos 1380. Kedua chipset ini dibuat oleh Samsung sendiri, tetapi memiliki perbedaan dalam arsitektur dan efisiensi daya.
Exynos 1480 pada Galaxy A55 dibuat dengan fabrikasi 4nm, yang lebih modern dan efisien dibandingkan Exynos 1380 yang masih menggunakan fabrikasi 5nm.
BACA JUGA:Penurunan Harga Samsung Galaxy A73 5G, Kesempatan Emas bagi Konsumen
BACA JUGA:Dukungan Android Hingga 2026! Samsung Galaxy A73 5G Pilihan Tepat untuk Investasi Jangka Panjang
Semakin kecil ukuran fabrikasi, semakin hemat daya sebuah chipset karena dapat mengurangi konsumsi energi dan panas yang dihasilkan saat perangkat digunakan.
Selain itu, Exynos 1480 memiliki peningkatan dalam pengelolaan daya dengan sistem manajemen energi yang lebih baik.
Hal ini memungkinkan Galaxy A55 untuk bertahan lebih lama dibandingkan Galaxy A35 dalam skenario penggunaan yang sama.
Misalnya, dalam pengujian streaming video atau bermain game, Galaxy A55 cenderung mengonsumsi daya lebih sedikit dibandingkan Galaxy A35.
Sebaliknya, Exynos 1380 di Galaxy A35 masih cukup efisien, tetapi tidak sehemat Exynos 1480.
BACA JUGA:Ini Lho Uji Performa Gaming Infinix Note 11 Pro: Helio G96 dan RAM 8GB, Seberapa Kencang?
BACA JUGA:Samsung Galaxy A73 5G Tahan Air dan Debu, Cocok untuk Aktivitas Outdoor
Dalam penggunaan sehari-hari, perbedaan ini mungkin tidak terlalu terasa bagi pengguna biasa, tetapi bagi mereka yang sering menggunakan smartphone untuk tugas berat seperti gaming atau editing video, Galaxy A55 akan menawarkan ketahanan baterai yang lebih baik.
Pengaruh Vision Booster terhadap Konsumsi Daya
Samsung membekali Galaxy A55 dan Galaxy A35 dengan layar Super AMOLED 6,6 inci beresolusi Full HD+ dan refresh rate 120Hz.