SUMEKS RADIO – Kebab Endul menjadi salah satu contoh UMKM kuliner yang mampu bertumbuh berkelanjutan dengan menggabungkan inovasi produk, konsep ramah lingkungan, dan pemanfaatan platform digital. Berbasis di Kota Bekasi, Jawa Barat, Kebab Endul berkembang pesat sejak berdiri pada 2020 dengan mengandalkan produk frozen food bernilai gizi tinggi serta strategi zero waste yang konsisten, diperkuat melalui dukungan LinkUMKM BRI.
Mengusung fokus pada kebab frozen, Kebab Endul memasarkan berbagai varian seperti kebab mini, kebab daging, hingga kebab bandeng tanpa duri berbahan ikan lokal yang tinggi protein.
BACA JUGA:BRImo Jadi Andalan Pedagang Kuliner: Mudah, Aman, dan Bikin Usaha Kian Lancar
BACA JUGA:Pinjaman BRI Non KUR Hingga Rp 300 Juta, Opsi Modal Fleksibel untuk Usaha dan Individu
Produk tersebut hadir dalam pilihan rasa kebab keju, ayam, dan rendang, menyasar kebutuhan keluarga modern yang menginginkan makanan praktis namun tetap bergizi.
Berawal dari Pandemi, Menangkap Kebutuhan Pasar Keluarga
Pemilik Kebab Endul, Aisyah Ratna Wulandari, menuturkan bahwa usaha ini berangkat dari kebutuhan personal saat pandemi 2020.
Kala itu, keterbatasan aktivitas mendorong banyak keluarga mencari camilan dan bekal yang mudah disajikan.
Produksi yang semula dilakukan dari dapur rumah perlahan berkembang menjadi usaha dengan jaringan reseller dan kemitraan di berbagai kota.
BACA JUGA:Pinjaman KUR BRI 2026 Sudah Cair! Karyawan Swasta Bisa Ajukan Modal Usaha hingga Rp500 Juta
Saat ini, Kebab Endul juga memiliki lini outlet siap saji dengan merek EnduLicious Kebab.
Model penjualan yang diterapkan bersifat hybrid, meliputi:
Outlet EnduLicious Kebab
Pameran dan event