SUMEKSRADIO.DISWAY.ID – Pergerakan pasar valuta asing global kembali mengalami perubahan signifikan. Dolar Amerika Serikat (USD) tercatat melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia setelah para investor mulai melepaskan posisi safe haven di tengah meningkatnya harapan bahwa konflik di Timur Tengah tidak akan berlangsung lama.
Sentimen positif ini muncul setelah laporan dari New York Times menyebutkan bahwa pejabat intelijen Iran memberikan sinyal kepada CIA Amerika Serikat mengenai kesediaan untuk kembali membuka jalur diplomasi guna menghentikan konflik yang sedang berlangsung.
Kabar tersebut langsung memicu perubahan sentimen pasar global, di mana investor mulai beralih dari aset aman seperti dolar menuju aset lain yang lebih berisiko.
BACA JUGA:USD Makin Perkasa di Tengah Konflik Timur Tengah, Minyak Naik ke 74 Dolar
Harapan Perdamaian Dorong Pelemahan USD
Dalam beberapa pekan terakhir, dolar AS sempat menguat karena investor mencari perlindungan di tengah ketidakpastian geopolitik.
Namun, sinyal kemungkinan dialog antara Iran dan Amerika Serikat membuat pasar mulai optimistis.
Ketika ketegangan geopolitik mereda, biasanya investor mengurangi kepemilikan aset safe haven seperti dolar dan emas, lalu beralih ke mata uang atau aset yang menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi.
Perubahan arah investasi ini menjadi salah satu penyebab utama pelemahan USD di pasar global pada perdagangan terbaru.
BACA JUGA:Dolar AS Menggila! Data Ekonomi Solid, The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Tertekan
Putusan Pengadilan AS Tambah Tekanan ke Dolar
Faktor lain yang memengaruhi pasar adalah keputusan pengadilan di Amerika Serikat yang memerintahkan pemerintahan mantan Presiden Donald Trump untuk menghentikan langkah penting dalam proses pembayaran tarif global.
Keputusan tersebut bertujuan mempermudah proses pengembalian pembayaran setelah Mahkamah Tinggi AS menghentikan kebijakan tarif global sebelumnya.
Situasi ini juga menambah ketidakpastian kebijakan perdagangan AS, sehingga turut memberi tekanan terhadap dolar di pasar internasional.