Australia Berpotensi Naikkan Suku Bunga
Dari kawasan Asia Pasifik, sejumlah ekonom dari lembaga keuangan besar seperti Westpac, National Australia Bank, dan Deutsche Bank memprediksi bahwa Reserve Bank of Australia akan kembali menaikkan suku bunga.
Kenaikan tersebut diperkirakan mencapai 25 basis poin menjadi 4,1 persen pada pertemuan kebijakan yang akan digelar minggu depan.
BACA JUGA:Dolar AS Menggila! Data Ekonomi Solid, The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Tertekan
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi lonjakan inflasi akibat harga energi yang masih tinggi.
Jika prediksi ini terjadi, maka pasar keuangan global kemungkinan akan kembali mengalami volatilitas karena kebijakan moneter berbagai negara bergerak ke arah yang berbeda.
ECB Tegaskan Komitmen Menjaga Stabilitas Harga
Di kawasan Eropa, Presiden European Central Bank, Christine Lagarde, menegaskan bahwa bank sentral akan melakukan langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga.
Menurut Lagarde, inflasi harus tetap dikendalikan agar tidak mengganggu pertumbuhan ekonomi kawasan euro.
BACA JUGA:USD Perkasa di Tengah Ancaman Perang! Emas Tembus Level Tinggi, Rupiah Dijaga BI
Sementara itu, harga emas dunia saat ini berada di kisaran 5.156,19, menandakan bahwa investor masih memanfaatkan emas sebagai safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Update Kurs Rupiah Terhadap Mata Uang Dunia
Berikut update kurs valuta asing terbaru terhadap rupiah:
Mata Uang Bank Buy Bank Sell
USD 16.865 16.910