Dollar AS Bangkit Lagi! Rupiah Tertekan, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu Utama

Dollar AS Bangkit Lagi! Rupiah Tertekan, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu Utama

Dollar AS Bangkit Lagi! Rupiah Tertekan, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu Utama.gbr.ekonomi bisnis--

SUMEKSRADIO.DISWAY.ID – PALEMBANG. Pergerakan pasar keuangan global kembali berbalik arah. Dolar Amerika Serikat (USD) kini menunjukkan penguatan terhadap mayoritas mata uang dunia setelah harapan damai di Timur Tengah kembali memudar.

Sentimen negatif ini dipicu oleh penolakan Iran terhadap proposal gencatan senjata yang diajukan oleh Amerika Serikat, sehingga memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas global dan inflasi energi.

USD Menguat, Sentimen Risiko Kembali Tinggi

Penguatan USD kali ini menjadi pembalikan tren setelah sebelumnya sempat melemah.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pelaku pasar kembali mencari aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik.

BACA JUGA:Munteh Inalum, Jeruk Liar Langka dari Sulawesi yang Nyaris Tak Tersentuh Pasar

Indeks dolar AS (USDX) tercatat naik tipis ke level 99,60, sementara pasar saham seperti Dow Jones justru menguat 0,66%.

Ini menunjukkan adanya pergeseran strategi investor yang mulai selektif dalam memilih aset.

Di sisi lain, harga minyak dunia naik 2,45% ke level 90,88 dolar per barel, mengindikasikan bahwa risiko inflasi masih membayangi ekonomi global.

Pernyataan ECB: Suku Bunga Masih Tanda Tanya

Dari kawasan Eropa, anggota dewan gubernur European Central Bank, Francois Villeroy de Galhau, menegaskan bahwa masih terlalu dini untuk membahas kenaikan suku bunga.

BACA JUGA:Burgman Street 125 Bukan Skutik Biasa: Gaya Maxi, Harga Masuk Akal!

Pernyataan ini muncul di tengah perbedaan pandangan internal ECB, di mana sebagian pejabat mulai membuka peluang kenaikan suku bunga guna meredam inflasi.

Ketidakpastian arah kebijakan ECB bisa menjadi faktor tambahan volatilitas euro terhadap dolar dalam jangka pendek.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait