SUMEKSRADIO.DISWAY.ID – PALEMBANG – Update harga BBM 1 April 2026 menjadi perhatian publik di tengah gejolak harga minyak dunia. Pemerintah melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa mekanisme penentuan harga BBM di Indonesia memiliki skema berbeda antara BBM subsidi dan non-subsidi.
Di satu sisi, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax Cs mengikuti pasar global.
Di sisi lain, nasib BBM subsidi seperti Pertalite masih menunggu keputusan dari Prabowo Subianto.
BACA JUGA:Hyundai Kona Electric: SUV Listrik Kompak dengan Jarak Tempuh Hingga 480 Km dan Teknologi Canggih
Pertamax Cs Ikuti Harga Pasar Global
Menurut Bahlil Lahadalia, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax (RON 92), Pertamax Turbo (RON 98),
hingga Pertamina Dex ditentukan berdasarkan formula yang mengacu pada harga minyak mentah dunia.
Mekanisme Otomatis
Harga BBM non-subsidi akan terus bergerak mengikuti tren pasar internasional. Artinya:
BACA JUGA:Suzuki e-Access Resmi Meluncur, Skuter Listrik Baru yang Siap Jadi Andalan Mobilitas Harian
Bisa naik saat harga minyak dunia naik
Bisa turun jika pasar global melemah
Kebijakan ini mengacu pada regulasi Kementerian ESDM yang mengatur penyesuaian harga BBM industri secara berkala.
Target Konsumen
BBM jenis ini ditujukan bagi masyarakat mampu yang tidak bergantung pada subsidi pemerintah.