Karena itu, calon pemudik diimbau untuk segera mendaftar agar tidak kehabisan kursi.
Setiap BUMN penyelenggara memiliki rincian rute dan mekanisme masing-masing.
Pendaftaran dibuka mulai 12 Februari 2026 melalui platform resmi tiap perusahaan. Calon peserta dapat memilih kota asal, tujuan, serta moda transportasi sesuai ketersediaan.
BACA JUGA:Mitos Kutukan Hadiah Sepatu Saat Valentine: Antara Kepercayaan Populer dan Realitas Psikologis
BACA JUGA:Cokelat Valentine dan Jerawat: Antara Mitos Populer dan Fakta Medis
Lebih dari Sekadar Perjalanan
Mudik bukan hanya perpindahan fisik dari kota ke desa. Ia adalah perjalanan emosional—tentang kembali ke pelukan orang tua, berkumpul bersama saudara, dan merayakan hari kemenangan dengan hati yang utuh.
Program Mudik Gratis BUMN 2026 berupaya menghadirkan rasa tenang dalam perjalanan itu, sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya.
Dengan kapasitas puluhan ribu penumpang dan jadwal keberangkatan yang diatur bertahap, program ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan serta kemacetan panjang yang kerap mewarnai arus mudik. Di balik deru mesin bus, laju kereta, dan ombak yang membelah lautan, ada cerita-cerita kecil tentang harapan dan kebersamaan yang kembali dirajut.
Bagi para perantau, kesempatan ini adalah undangan untuk pulang—tanpa cemas soal biaya, tanpa khawatir soal akses. Lebaran 2026 pun menjadi momen yang lebih inklusif, menghadirkan kehangatan hingga ke pelosok negeri.