Pilu! Tragedi Nek Atet: Sendirian di Gubuk Tua Hampir 5 Tahun, Hingga Badai Menerjang, Begini Nasibnya!

Pilu! Tragedi Nek Atet: Sendirian di Gubuk Tua Hampir 5 Tahun, Hingga Badai Menerjang, Begini Nasibnya!

Tragedi Nek Atet: Sendirian di Gubuk Tua Hampir 5 Tahun, Hingga Badai Menerjang-Foto: bacakoran.co/net-

BACA JUGA:Menghadapi SKD CPNS 2023: 3 Aspek Penting Harus Dipahami Peserta - Passing Grade & Tips Sukses, Wajib Tau!

  • Perjuangan Hidup Nek Atet

Nek Atet, wanita berusia lanjut yang akrab disapa begitu oleh warga setempat, telah menjalani hidup yang penuh perjuangan.

Sejak kehilangan suaminya beberapa tahun lalu, dia tinggal sendirian di gubuk sederhana yang ia panggil rumah.

Gubuk itu menjadi saksi bisu perjalanan hidupnya yang sepi.

Nek Atet hidup dari hasil panen yang terbatas dan sedikit bantuan dari tetangga sekitarnya.

Namun, dalam ketabahan dan kesendirian itu, Nek Atet menjalani hidupnya dengan tekun.

Dia adalah contoh nyata kekuatan wanita Indonesia yang mempertahankan martabatnya dalam kondisi sulit.

Setiap hari, dia merawat kebun kecilnya dan menjaga dirinya sendiri sebaik mungkin, meskipun kesehatannya semakin menurun.

BACA JUGA:Korban Tewas Capai 9000 ribu Jiwa Lebih, PBB Seperti Pro Israel?! Mana Tajinya?!

Kisah hidup Nek Atet adalah cerminan dari banyak orang tua di pedesaan yang hidup dengan keterbatasan, tanpa akses yang memadai ke layanan kesehatan dan infrastruktur dasar.

Namun, kekuatan dan ketabahannya patut diacungi jempol. Bahkan saat badai kencang merobohkan gubuk yang ia sebut rumah, dia tetap berjuang untuk bertahan.

  • Bencana Angin Kencang yang Menerjang

Badai kencang yang melanda Desa Lesung Batu pada Minggu, 5 November 2023, mengubah kehidupan Nek Atet dan sejumlah warga lainnya menjadi sebuah kisah tragis.

Cuaca yang buruk dan angin kencang yang menerpa membuat sebagian besar rumah di wilayah Kecamatan Lintang Kanan terdampak. Lebih dari 9 rumah mengalami kerusakan, terutama pada atap.

Para warga yang hidup di desa tersebut mengalami kepanikan dan ketakutan saat bencana tersebut terjadi.

Kebahagiaan mereka tiba-tiba tergantikan oleh kekhawatiran akan nasib rumah dan harta benda mereka.

Selain kerusakan fisik, badai ini juga mematikan pasokan listrik PLN dan mengganggu sinyal telekomunikasi di wilayah tersebut.

BACA JUGA:Kisah di Balik Buah Semangka Simbol Perjuangan Palestina! Terdapat dalam Ayat Al-Quran, Ini Faktanya !

Meskipun demikian, kisah keberanian dan solidaritas muncul dalam tengah-tengah kekacauan ini.

Warga setempat tidak ragu-ragu untuk membantu satu sama lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: