Fosfor: 112 mg
BACA JUGA:Pentingnya Konsumsi Buah dan Sayuran Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan
BACA JUGA:Makanan Seimbang untuk Sahur dan Berbuka: Kunci Tetap Sehat di Bulan Ramadhan
Tembaga, mangan, seng, dan natrium dalam jumlah seimbang
Selain itu, daun kelor mengandung lebih dari 90 senyawa bioaktif yang bersifat antioksidan, antiinflamasi, dan antidiabetes menurut berbagai penelitian yang dikutip oleh Healthline.
Potensi Kelor sebagai “Superfood” Masa Kini
Dengan segala kandungan nutrisinya, tidak mengherankan jika daun kelor kini disebut-sebut sebagai salah satu superfood alami terbaik.
Di berbagai negara, kelor bahkan sudah dikemas dalam bentuk suplemen, teh, bubuk, hingga kapsul, sebagai bagian dari gaya hidup sehat modern.
BACA JUGA:Tetap Sehat dan Bugar Selama Ramadhan: Kunci Menjaga Kesehatan di Bulan Puasa
BACA JUGA:Inilah Pentingnya Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Puasa
Namun, masyarakat tetap disarankan untuk mengonsumsi daun kelor dalam bentuk segar dan alami, seperti direbus atau ditumis, agar kandungan gizinya tidak hilang dalam proses pengolahan.
Daun kelor memang menyimpan potensi besar dalam mendukung pengelolaan tekanan darah tinggi secara alami.
Kandungan kalium yang tinggi serta senyawa bioaktif lainnya menjadikan tanaman ini sebagai pilihan pendamping gaya hidup sehat.
Namun, perlu diingat bahwa daun kelor bukanlah solusi tunggal apalagi pengganti obat hipertensi.
Konsultasi dengan tenaga medis sebelum mencoba terapi alternatif sangat dianjurkan, terlebih bagi pasien dengan kondisi medis tertentu.
BACA JUGA:Pola Tidur yang Baik Saat Berpuasa: Kunci Tetap Bugar di Bulan Ramadhan