SUMEKS RSDIO - Es pisang ijo selalu jadi buruan saat bulan puasa tiba. Hidangan khas Makassar ini menawarkan sensasi manis, gurih, dan segar dalam satu mangkuk.
Perpaduan pisang lembut berbalut adonan hijau, bubur sumsum yang creamy, sirup merah, serta es serut menjadikan es pisang ijo sebagai salah satu kuliner tradisional Indonesia paling populer saat Ramadhan.
Berakar dari budaya kuliner Sulawesi Selatan, es pisang ijo bukan sekadar makanan penutup.
Di balik tampilannya yang sederhana, tersimpan cerita sejarah dan filosofi yang menarik untuk disimak.
BACA JUGA:7 Minuman Manis Menyegarkan yang Wajib Kamu Coba Saat Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan
Apa Itu Es Pisang Ijo?
Es Pisang Ijo adalah kuliner tradisional khas Makassar, Sulawesi Selatan, yang terbuat dari pisang matang dibungkus adonan tepung berwarna hijau alami.
Warna hijau tersebut berasal dari campuran daun pandan dan daun suji, memberikan aroma harum sekaligus tampilan yang khas.
Hidangan ini semakin lengkap dengan tambahan bubur sumsum, sirup merah cocopandan, dan es serut.
Kombinasi tekstur lembut, legit, dan dingin menciptakan sensasi yang sulit dilupakan.
BACA JUGA:Rahasia Tubuh Bersih dari Dalam: 3 Minuman Pagi yang Bikin Hati dan Ginjal Sehat Total!
Komponen Utama Es Pisang Ijo
Satu porsi es pisang ijo terdiri dari beberapa elemen yang saling melengkapi:
1.Pisang Ijo
Biasanya menggunakan pisang kepok, pisang raja, atau pisang tanduk yang sudah matang.